Kajian Pajak
Apa yang beda dalam SPT Masa PPh Pasal 21 bulan Desember? PDF Print E-mail
Friday, 01 January 2010 00:00
There are no translations available.

 

|ARTIKEL PAJAK|Pada tahun sebelumnya kita mengenal adanya SPT Tahunan PPh Pasal 21. Mulai tahun 2009 SPT Tahunan PPh Pasal 21 telah dihapus, dan sebagai gantinya hanya ada SPT Masa PPh Pasal 21.

Dalam mekanisme perhitungan PPh Pasal 21 tahun 2009, masa pajak Desember 2009 merupakan penutup cerita seluruh SPT Masa PPh Pasal 21 dari Bulan Januari s.d. Nopember 2009. Pada masa Desember 2009 inilah seluruh kisah yang pernah kita ukir dalam SPT Masa Januari dan Nopember kita rangkai menjadi sebuah cerita utuh. Apa yang berbeda….?

Banyak pertanyaan yang diajukan kepada penulis, tentang bagaimana perhitungan dan pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21 masa Desember 2009. Maklum tahun ini adalah tahun pertama perubahan mekanisme perhitungan dan pelaporan.

Bagi kita yang sudah tamat membaca seluruh peraturan PPh Pasal 21, hal ini pasti sudah mendapatkan jawabannya. Dalam peraturan PPh Pasal 21 sudah diatur secara jelas bagaimana perhitungan PPh Pasal 21 masa Desember 2009.

Bagi anda yang belum tamat membaca peraturan PPh Pasal 21, ada baiknya anda meluangkan waktu untuk mempelajarinya. Peraturan dasar yang harus dibaca diantaranya:

  1. Pasal 21 UU Nomor 36 tahun 2008
  2. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 252/PMK.03/2008
  3. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-31/PJ/2009
  4. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-32/PJ/2009
  5. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-57/PJ/2009

Bagaimana Perhitungan dan Pelaporannya?

Pada dasarnya perhitungan PPh Pasal 21 masa Desember 2009 menggunakan mekanisme yang sama dengan SPT Tahunan PPh Pasal 21. Secara singkat perhitungan dan pelaporannya adalah sebagai berikut:

  1. Untuk pegawai tetap:
  1. anda menghitung kembali seluruh penghasilan yang diterima oleh pegawai tetap tersebut selama tahun 2009.
  2. Selanjutnya dilakukan perhitungan PPh Pasal 21 selama setahun. Harap memperhatikan aturan mengenai mekanisme setahun dan disetahunkan yang mengalami perubahan dibanding tahun 2008 yang lalu. Pengertian setahun adalah penghasilan sesuai fakta setahun, sehingga apabila seorang pegawai tetap bekerja selama 2 bulan dengan penghasilan 2 bulan adalah Rp 6.000.000,- maka penghasilan setahun adalah Rp 6.000.000,-. Sedangkan disetahunkan berarti penghasilannya seolah-olah setahun penuh. Sehingga dalam kasus tersebut penghasilan disetahunkan adalah Rp 6.000.000,- x 12/2. Untuk tahun 2009, disetahunkan hanya berlaku untuk WNI pindah cabang, meninggal dunia atau meninggalkan Indonesia selama-lamanya dan WNA.
  3. Membuat 1721-A1 untuk Pegawai swasta dan 1721-A2 untuk PNS, Pejabat Negara, TNI/Polri. Formulir tersebut dibuat rangkap 2 yaitu untuk wajib pajak dan pemotong, dan untuk tahun 2009 ini tidak perlu dilampirkan dalam SPT Masa.
  4. Membuat rekapitulasi 1721-A1 dan 1721-A2 dalam formulir 1721-I SPT Masa PPh Pasal 21 masa Desember 2009
  5. Selanjutnya dimasukkan ke induk.

  1. Untuk bukan pegawai tetap:
  • Melakukan rekapitulasi kembali penghasilan bukan pegawai tetap dan PPh Pasal 21 terutang masa Januari s.d. Desember 2009.
  • Setelah itu rekap ke formulir induk. Untuk masa Desember 2009 tetap dibuatkan bukti potong. Sedangkan masa Januari s.d. Nopember sudah ada bukti potong di masa-masa sebelumnya, sehingga tidak perlu dilampirkan kembali pada masa Desember 2009.

Setelah seluruh penghasilan dan PPh Pasal 21 terutang tersebut dijumlahkan maka kita akan mendapatkan PPh Pasal 21 terutang selama tahun 2009. Selanjutnya PPh Pasal 21 terutang tersebut kita kurangi dengan PPh Pasal 21 yang telah disetor atau STP selama bulan Januari s.d. Nopember 2009.

Mudah bukan…..?

Bagi anda yang kesulitan untuk menghitung Tunjangan PPh Pasal 21 secara gross up alangkah baiknya apabila anda meminta bantuan eSPT. Tinggal klik, maka biarlah eSPT yang menghitung tunjangan PPh Pasal 21 Gross up tersebut.

Formulir SPT Masa PPh Pasal 21 dan Link eSPT dari Direktorat Jenderal Pajak dapat anda dapatkan di menu download www.wartapajak.com. Jangan lupa apabila setelah diinstall masih terdapat kesalahan karena spesifikasi komputer yang sedikit bermasalah, install juga patch update-nya.

Semoga bermanfaat.

______________

|suwarta| warta pajak| kajian pajak| artikel pajak| pajak penghasilan Pasal 21| SPT masa PPh Pasal 21|

 
Supported By:
Banner

Pengunjung

Content View Hits : 158585